Tuesday, August 18, 2009 at 2:40 AM |  

Sulap adalah merupakan suatu seni pertunjukkan yang diminati sebagian besar masyarakat di dunia, karena pada penyajiannya sulap dapat membuat heran penontonnya akan rahasia dibalik penyajiannya. Sulap merupakan suatu gabungan dari berbagai seni yang ada, misalnya seni tari, seni musik, seni rupa, dll dan merupakan penerapan dari gabungan berbagai disiplin ilmu yang ada.
Misalnya ilmu fisika, ilmu biologi, ilmu kimia, ilmu psikologi, dan lain-lain.
Seni Sulap bukanlah suatu keterampilan yang berbau klenik atau supranatural, karena setiap trik sulap dapat dijelaskan.
Sulap semata-mata hanyalah permainan "kelihaian" tangan, manipulasi, hasil kerja dari suatu perlengkapan/ peralatan ataupun efek yang timbul dari suatu reaksi kimia dan yang telah dilatih sebaik mungkin oleh seorang pesulap sebelum dipertunjukkan kepada orang lain.
Oleh sebab itu sulap dapat dipelajari oleh semua orang, asalkan orang tersebut mau berlatih pula dengan baik.
Sayang sekali sampai sekarang masih saja ada orang yang menyamakan sulap dengan sihir/mistik.
Sulap dianggap sebagai satu kekuatan supranatural karena disesatkan oleh beberapa Pesulap yang hanya memikirkan popularitas dan uang saja.
Pesulap yang sejati tidak akan membiarkan orang lain berpikir terlalu jauh bahwa pesulap mempunyai kekuatan sihir.

Kata "sulap" menurut kamus (KBBI, edisi kedua 1996, hal. 971) adalah pertunjukan berbuat sesuatu yang menakjubkan (seperti sapu tangan diubah menjadi merpati dan sebagainya), silap mata.
Jadi tentu saja yang ditampilkan dalam sulap terlihat mustahil.
Magic adalah istilah bahasa Inggris untuk sulap. Mungkin dari sinilah berkembang semacam prasangka bahwa sulap itu magic (dalam bahasa Indonesia, magic lebih diartikan sebagai ilmu hitam, atau segala sesuatu yang berbau mistik).
Padahal tidak demikian, sulap hanyalah trik. Kata sulap sering diplesetkan palsu tapi gelap. Sah-sah saja. Boleh saja dibilang palsu, tapi palsu yang halal (seperti halnya pembuat gigi palsu dan kaki palsu).
Meski membuat barang palsu tapi sangat membantu, bukan seperti pembuat uang palsu yang menyengsarakan orang lain.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pesulap (Magician). Mungkin boleh dibilang kode etik pesulap, yang saya singkat jadi SULAP.
Posted by Tri

0 comments: